Oh, an Outlier?

Kalau dihitung, udah mau setahun (11 bulan sih, lebih 3 kuartal lumayan lah ya) nci belajar hal baru. Ya seru, ya asik, ya ngebingungin, ya pusing, ya yaudah diikutin aja.

“Telen aja dulu”

“ini pelajaran kuliah 4th, ya wajar kalo susah'”

“Gue juga udah lupa, ci. Udah lama nggak kuliah”

& “pelan-pelan, santai aja ci” selalu jadi kata-kata penyenang (penyemangat?) dari semua orang di sekitar. Hampir semua orang adalah orang sipil jelas membuat perbedaan (amat) besar. Lucunya ternyata bukan menjadi bagian dari kebanyakan membuat keinginan untuk berlari semakin besar (ya walaupun belum ada jiwa kompetitif sih>.< paling enggak kompetitif sama diri sendiri dulu ajalah ya).

‘I’m new around here, and very lost’ is kinda lame excuse, actually. An insignificant justification that i know my future self will never really like the idea. Just enjoy the process (gitu kata orang-orang), and yeah, yaudah gitu aja. Never knew that being an outlier could be this…..fun?

In the end of the day, everyone’s having their own outlier way of mind so nobody’s truly an outlier.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s